Jumat, 11 Oktober 2013
Short Story about my Dream
Diposting oleh
Elok Faiqotul Himmah
di
08.08
Kali ini entah untuk yang keberapa kalinya dia mampir dalam mimpiku. Selalu menyimpan tanya saat ku terbangun.
Di kehidupan nyataku dia adalah sahabatku, tapi tiap kali dia mampir dalam mimpiku, dia bertingkah layaknya malaikat yang selalu ingin melindungiku.
Semalam, dia kembali hadir, dengan sejuta kelembutan...
menimbulkan beribu tanya dalam benakku saat ku terjaga.
Semalam dia membelai rambutku dengan penuh kelembutan, membaringkanku dalam pangkuannya, menceritakanku tentang seluruh isi dunia yg ia ketahui, membisikkanku kata-kata sayang yang tak mampu kufahami, membiarkanku merasa nyaman berada disisinya sampai akhirnya dia mengecup pipiku tanda ku duga. Dia begitu lembut memperlakukanku bak permaisurinya. Dan dalam mimpi itu, akupun menyayanginya... !!!
Pada waktu sebelumnya, dia juga pernah mampir dalam mimpiku... kita berada disebuah taman, dimalam hari. qt berbaring berdampingan layaknya sepasang kekasih, qt saling tatap dibawah langit malam penuh bintang, dia banyak bercerita sedangkan aku mendengarkan setiap kata yang keluar dari bibirnya. malam semakin larut saat perlahan aku mulai terlelap ditengah dinginnya angin malam... Dan perlahan kurasakan tangannya mulai merengkuhku dalam pelukannya, mencoba melindungiku dari dinginnya malam, membiarkanku terlelap dalam pelukannya sedangkan dia tak sedikitpun memejamkan matanya... Tak sedikitpun dia menggerakkan badannya, khawatir kalau saja gerakannya akan membangunkanku dari tidurku. Dia tetap membiarkanku terlelap dalam pelukannya sampai akhirnya aku BENAR-BENAR terbangun dan kembali ke dunia nyataku, segera kusadari kalau semua itu hanya mimpi.
Segera, beribu tanya muncul dikepalaku.
kenapa dia hadir dalam mimpiku ?
kenapa dia bertingkah selembut itu padaku ?
Kenapa aku merasa nyaman disetiap apa yang ia lakukan ?
dan segera kusadari, Dia adalah laki-laki pertama yang hadir dalam mimpiku selain Kekasih hatiku. tapi, kenapa harus dia ? kemana perginya kekasih hatiku yang hampir setiap hari mampir dalam mimpiku ? kenapa yang mampir malah Dia ? sahabatku sendiri ?
Tak ku mengerti, kenapa dia bisa bersikap selembut itu padaku ? padahal dikehidupan nyataku hanya ada tatapan cuek dimatanya…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar