Jumat, 21 Maret 2014

Akhirnya :)

Hampir 2 tahun kita tak lagi saling mengikat, hanya sebuah rasa yang kita tau dan kita sama-sama menyembunyikan satu sama lain. kita tau kalau kita punya rasa yang sama, tapi kita terlalu naif untuk mengakuinya. 
Aku, yaahh kau tau sendirilah bagaimana aku padamu. Walau kita berusaha saling menyembunyikan, tapi yang kusembunyikan selalu terlihat. dan kau tau dari awal aku memang tak pernah berniat menyembunyikan rasaku. hanya karena kamu menyembunyikannya maka akupun berinisiatif sama. padahal aku tak ada bakat sama skali dalam hal itu. 
Setelah kita melepas ikatan pun aku masih rajin mengirimkan sms-sms singkat padamu, menanyakan keadaanmu, menanyakan kesibukanmu, kebahagiaanmu, kegundahanmu, de el el. Sejak dulu Aku memang seperti itukan ? tak ada yang berubah dariku walau ikatan kita sudah lepas, justru yang berubah itu kamu. 
Smsku ke kamu bahkan lebih banyak dari ibadah sehari semalammu. tapi kadang tak satupun yang kau balas, dibalaspun paling hanya pesan singkat "Hmmm..." yang sekalipun seorang profesor yang membacanya pasti tak akan mengerti maksud dari kata "Hmmm..." Itu.
Makanya aku sering bilang "Dulu Cinta Terlalu, sekarang Cuek Terlalu !". Iya, begitulah kamu !
dan beginilah saya yang tak pernah lelah dengan sikap cuekmu. 
aku bahkan pernah menggambarkan diriku sedang menunggu keretaku dipinggir rel, walau berkali-kali keretaku meninggalkanku, aku tak pernah lelah menunggunya karena aku yakin suatu saat Masinisnya akan risih melihatku terus berdiri disini hingga akhirnya dia juga akan berhenti walau sekedar untuk mengusirku. 
Huuufftt... Ngenes ya ? yup, tapii begitulah kenyataannya. 

Entah kenapa yaaa.,.. aku tuu kebal banget dengan sikap cuekmu, padahal perhatian yang tak berbalas itu menyakitkan lhoo… tapi aku betah-betah aja sihh J
Malah kata temenku ni yaa… mungkin kamu pake’ jimat-jimat apaa kek gituu sampai2 aku nggak bisa membenci kamu sedikitpun. Hahahaha ada ada ajaa :D
Tapi emang sempat terfikir juga sihh, karena beneran lhoo… sesering apapun kamu nyakitin aku, aku tetep nggak bisa membenci, marahpun nggak, apalagi mau lupain kamu :D
Temenku pada bilang aku bodoh, beberapa temen cowokku datang mendekat tapi aku mengunci pintu rapat-rapat. Ckckckk…

 Tapi mau sampai kapan ? Lama-lama sifat cuekmu mulai tertular ke aku. Aku mulai merasakan titik-titik jenuh akan sikapmu. Kamu nggak salah sihh, akunya aja yang bodoh. Kalau dulunya smsku terkirim sekurang-kurangnya lima kali sehari, sekarang paling Cuma sekali, itupun nggak setiap hari. Sampai akhirnya hampir sebulan aku bahkan tidak kasih kabar, dan kamupun mulai nyari aku. Tapi terlambat, Aku terlanjur ‘Beku’. Kemana saja kamu ketika hatiku benar-benar untukmu ?  Sekarang hatiku bukan lagi untuk siapa-siapa tapi kamu malah menghalangi jalanku agar tidak benar-benar pergi.
Kamu terlambat sayang… J
Ck, Sayang ? Rasanya panggilan itu tidak pantas untukmu lagi. Huuufttt… Terimakasih sudah membuat hatiku jauh lebih terlatih menerima dentuman-dentuman kehidupan J

Terimakasih pernah menjadi yang paling berharga dalam hidupku… J

0 komentar:

Posting Komentar