Hampir 2 tahun kita tak
lagi saling mengikat, hanya sebuah rasa yang kita tau dan kita sama-sama
menyembunyikan satu sama lain. kita tau kalau kita punya rasa yang sama, tapi
kita terlalu naif untuk mengakuinya.
Aku, yaahh kau tau
sendirilah bagaimana aku padamu. Walau kita berusaha saling menyembunyikan,
tapi yang kusembunyikan selalu terlihat. dan kau tau dari awal aku memang tak
pernah berniat menyembunyikan rasaku. hanya karena kamu menyembunyikannya maka
akupun berinisiatif sama. padahal aku tak ada bakat sama skali dalam hal
itu.
Setelah kita melepas
ikatan pun aku masih rajin mengirimkan sms-sms singkat padamu, menanyakan
keadaanmu, menanyakan kesibukanmu, kebahagiaanmu, kegundahanmu, de el el. Sejak
dulu Aku memang seperti itukan ? tak ada yang berubah dariku walau ikatan kita
sudah lepas, justru yang berubah itu kamu.
Smsku ke kamu bahkan
lebih banyak dari ibadah sehari semalammu. tapi kadang tak satupun yang kau
balas, dibalaspun paling hanya pesan singkat "Hmmm..." yang sekalipun
seorang profesor yang membacanya pasti tak akan mengerti maksud dari kata
"Hmmm..." Itu.
Makanya aku sering
bilang "Dulu Cinta Terlalu, sekarang Cuek Terlalu !". Iya, begitulah
kamu !
dan beginilah saya yang
tak pernah lelah dengan sikap cuekmu.
aku bahkan pernah menggambarkan
diriku sedang menunggu keretaku dipinggir rel, walau berkali-kali keretaku
meninggalkanku, aku tak pernah lelah menunggunya karena aku yakin suatu saat
Masinisnya akan risih melihatku terus berdiri disini hingga akhirnya dia juga
akan berhenti walau sekedar untuk mengusirku.
Huuufftt... Ngenes ya ?
yup, tapii begitulah kenyataannya.
Entah kenapa yaaa.,..
aku tuu kebal banget dengan sikap cuekmu, padahal perhatian yang tak berbalas
itu menyakitkan lhoo… tapi aku betah-betah aja sihh J
Malah kata temenku ni
yaa… mungkin kamu pake’ jimat-jimat apaa kek gituu sampai2 aku nggak bisa
membenci kamu sedikitpun. Hahahaha ada ada ajaa :D
Tapi emang sempat
terfikir juga sihh, karena beneran lhoo… sesering apapun kamu nyakitin aku, aku
tetep nggak bisa membenci, marahpun nggak, apalagi mau lupain kamu :D
Temenku pada bilang aku
bodoh, beberapa temen cowokku datang mendekat tapi aku mengunci pintu
rapat-rapat. Ckckckk…
Tapi mau sampai kapan
? Lama-lama sifat cuekmu mulai tertular ke aku. Aku mulai merasakan titik-titik
jenuh akan sikapmu. Kamu nggak salah sihh, akunya aja yang bodoh. Kalau dulunya
smsku terkirim sekurang-kurangnya lima kali sehari, sekarang paling Cuma sekali,
itupun nggak setiap hari. Sampai akhirnya hampir sebulan aku bahkan tidak kasih
kabar, dan kamupun mulai nyari aku. Tapi terlambat, Aku terlanjur ‘Beku’. Kemana
saja kamu ketika hatiku benar-benar untukmu ?
Sekarang hatiku bukan lagi untuk siapa-siapa tapi kamu malah menghalangi
jalanku agar tidak benar-benar pergi.
Kamu terlambat sayang… J
Ck, Sayang ? Rasanya panggilan itu tidak pantas untukmu
lagi. Huuufttt… Terimakasih sudah membuat hatiku jauh lebih terlatih menerima
dentuman-dentuman kehidupan J
Terimakasih pernah menjadi yang paling berharga dalam
hidupku… J
0 komentar:
Posting Komentar